REVITALISASI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR MENJADI TAMAN POHGADING DI DESA NGAGEL

Ngagel, 13 September 2021

Pemerintah Desa Ngagel mengubah tempat pembuangan sampah liar (sembarangan) disekitar tempat pemakaman itu menjadi taman terbuka, sehingga menjadi lebih indah. Dikarenakan, masyarakat memiliki kebiasaan buruk membuang sampah rumah tangga secara sembarangan disuatu lahan kosong dekat TPU. Mulanya sedikit, dan lama-lama menggunung menjadi bukit sampah, sehingga tumpukan sampah tersebut mengganggu pemandangan, polusi udara, dan saluran irigasi bagi petani sekitar dan pengguna jalan. Kini tempat pembuangan sampah tersebut telah ditutup oleh pemerintahan desa Ngagel. Kemudian lahan tersebut dibersihkan dan dimanfaatkan dengan menanami pohon-pohon besar. Tidak lama kemudian, pemerintah desa Ngagel mengalihfungsikan atau merombak lahan tersebut menjadi sebuah taman, yang dinamakan Taman Pohgading.

Ide awal pembangunan Taman Pohgading ini merupakan upaya Pemdes Ngagel dalam merealisasikan slogan Noto Deso Dadi Kutho, yang merupakan bagian dari visi dan misi Desa Ngagel. Terlebih, lokasi Taman Pohgading itu berdekatan dengan tempat pemakaman umum sehingga mampu merubah kesan yang angker menjadi lingkungan yang menyenangkan. Kini Taman pohgading banyak di kunjungi warga sekitar karena keindahan taman tersebut berdekatan dengan persawahan serta pemandangan pegunungan clering dan muria. Sehingga, warga desa Ngagel memanfaatkan momentum tersebut untuk menambah perekonomian mereka dengan cara berdagang dipinggir Taman Pohgading.

Penulis

KKN-IK IAIN KUDUS 2021

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan